Di
sebuah restoran tempat kami makan, tampak di satu meja sebuah keluarga dimana
sang ayah, ibu dan anak-anak mereka membawa gadget-nya
masing-masing. Sang ibu tampak sibuk meng-update
laman Facebooknya. Sang ayah sibuk
membalas komentar di Twitter. Anak
yang satu asyik ber-whatsapp ria
dengan temannya sambil mendengarkan musik di telinganya, sedang dua anak
lainnya bermain game di tablet-nya masing-masing. Dan tak heran,
begitu makanan datang, tak seorang pun mematikan ‘mainan’nya. Sebuah
pemandangan yang tampaknya mulai kerap dan biasa terjadi di banyak tempat makan
di kota besar saat ini.
Benarkah
ini sebuah gejala kewajaran dalam wajah sosial masyarakat kita?
Di
satu kesempatan lain, saya mendapati keponakan saya yang sedang mempersiapkan
diri menghadapi ulangan umum. Di telinganya terpasang headphone




