Produk organik telah menjadi populer
beberapa tahun belakangan ini. Demi kesehatan, orang mau bersusah payah untuk
mendapatkannya. Namun seiring dengan popularitasnya yang menanjak, harga produk
organik di pasaran ternyata lebih mahal dari sayuran biasa. Satu ikat kangkung, misalnya, jika berlabel organik bisa berharga 2 sampai
3 kali lipat daripada kangkung tak berlabel.
Secara logika, biaya pertanian
dengan cara alami seharusnya lebih murah
dibandingkan dengan cara modern. Pupuk dan pestisidanya bisa berasal dari
bahan-bahan yang tersedia di alam. Terlebih di masa sekarang, telah ditemukan berbagai teknik pembuatan
kompos dari sampah organik yang sangat mudah dan sederhana. Setiap orang bisa
membuatnya dan biaya bertanam bisa semakin berkurang. Penyebab paling mungkin dari mahalnya produk organik
adalah berlakunya hukum pasar: makin diminati, harga makin tinggi.