Aktivis,
menurut Kamus Bahasa Indonesia adalah seseorang dengan jabatan tertentu, seperti
anggota organisasi politik, sosial, buruh, petani, pemuda, mahasiswa, wanita,
lingkungan, ataupun pendidikan yang bekerja aktif dan mendorong pelaksanaan sesuatu
atau berbagai kegiatan di organisasinya. Menjadi aktivis adalah sebuah pilihan,
pilihan untuk mengembangkan hal-hal yang menjadi fokus keberpihakannya untuk
“ditularkan” kepada masyarakat luas bersama dengan komunitas atau
organisasinya. Misalnya, seorang aktivis lingkungan akan terus berusaha untuk
mengembangkan kegiatan-kegiatan yang bisa diterapkan dalam masyarakat luas agar
lingkungan lestari dan berkelanjutan sampai masa yang akan datang. Contoh konkritnya,
suatu LSM lingkungan hidup akan melakukan kegiatan kampanye Zero Waste
(nol sampah) kepada masyarakat luas beserta solusi-solusi yang ditawarkannya,
dengan harapan setelah kampanye tersebut selesai, masyarakat yang telah
Showing posts with label Sri Ratna Wulan. Show all posts
Showing posts with label Sri Ratna Wulan. Show all posts
[Tips] What Can You Do as an Eco-Traveller?
Dalam dunia wisata,
kata “eco” atau “green” sedang gencar didengungkan.
Salah satu contohnya adalah ecotourism
atau green-tourism. Sementara orang
yang melakukannya disebut eco-traveler
atau green-traveler. Penggunaan kata eco atau green tersebut untuk menunjukkan bahwa segala hal yang dilakukan dalam
perjalanan wisata merupakan perjalanan yang ramah lingkungan, dan memelihara
alam.
Sebenarnya semua
orang yang melakukan perjalanan wisata ke suatu tempat bisa dikategorikan
sebagai eco-traveller. Menjadi eco-traveler tidak harus mahal, tidak
pula harus melakukan perjalanan dengan mendaki gunung dan menuruni lembah,
tidak pula harus memanjat tebing terjal, atau masuk gua-gua, maupun keluar masuk hutan. Menjadi eco-traveller tidak harus selalu
menantang alam.
Subscribe to:
Posts (Atom)