Tujuh tahun berlalu
ketika Bandung mendapat bencana memalukan yaitu longsornya tanah di tempat pembuangan sampah akhir (TPA)
Leuwigajah, Jawa Barat, pada 21 Februari 2005. Peristiwa itu merupakan bencana
sampah terbesar di Indonesia yang mengakibatkan korban meninggal 143 jiwa dan
puluhan orang lainnya luka-luka.
Berita tentang
bencana akibat kelalaian manusia tersebut diliput oleh seluruh media yang ada
di Indonesia. Warga Jawa Barat gelisah karena sampahnya tidak diangkut,
khususnya mereka yang berdomisili di kota Cimahi, kabupaten Bandung dan kota
Bandung. Puncak bencana terjadi ketika Bandung dijuluki sebagai Bandung Lautan
Sampah, sampai-sampai presiden Susilo Bambang Yudoyono turun tangan memberikan
ultimatum.