
Judul : Sebuah Dunia Tanpa Suami: Perempuan Kepala Keluarga Bercerita
Produksi : PEKKA-PPSW bekerjasama dengan Komnas Perempuan
Tahun : 2004
Pernikahan, yang dalam Kamus Bahasa Indonesia Kontemporer diartikan sebagai perjanjian resmi antara pria dan wanita untuk membentuk keluarga ini, pada dasarnya sangat terbuka untuk dimaknai oleh siapa saja dan selalu dimungkinkan untuk munculnya counter-hegemoni ataupun hegemoni alternatif.
Pernikahan, yang oleh mainstream masyarakat selalu dikonotasikan sebagai pernikahan heteroseksual, sekaligus juga mengusung pelbagai mitos dan konstruksi sosial. Kontruksi sosial gender telah menempatkan laki-laki sebagai kepala keluarga yang berarti pemimpin dan penentu kebijakan dalam keluarga tersebut serta menjadi pencari nafkah dan tulang punggung bagi keluarganya. Sedangkan perempuan sebagai ibu dan istri dituntut pengorbanannya serta diberi beban sebagai penjaga moral keluarga dan bangsa.